Poster Visual dari Movie Anime “Hibike! Euphonium: Chikai no Finale”.
© Ayano Takeda・Takarajimasha.
© Hibike! Euphonium Production Committee

Pada hari Jum’at (28/12), website dari franchise anime Hibike! Euphonium telah merilis trailer untuk movie animenya yang akan dirilis pada 19 April 2019 mendatang, yaitu Hibike! Euphonium: Chikai no Finale. Dalam trailer tersebut juga diperkenalkan empat pengisi suara baru beserta karakternya juga, dan tujuan dari karakter utama tersebut, yaitu mendapatkan peringkat 1 nasional dalam lomba orkestra sekolah.

Seperti apa sih trailernya? Yuk cek dibawah ini:

TRUE akan kembali membawakan lagu tema untuk movie anime ini. Para pengisi suara yang sebelumnya terlibat dalam serialisasi animenya juga akan kembali mengisi perannya masing masing yaitu Tomoyo Kurosawa, Ayaka Asai, Moe Toyota, Chika Anzai, Haruki Ishiya, Konomi Fujimura, Yuri Yamaoka, Kenjiro Tsuda, Miyuki Kobori, Minako Kotobuki, dan Takahiro Sakurai. Karakter yang akan mereka perankan antara lain Kumiko Oumae, Hazuki Katou, Sapphire “Midori” Kawashima, Reina Kousaka, Shuuichi Tsukamoto, Natsuki Nakagawa, Yuuko Yoshikawa, Takuya Gotou, Riko Nagase, Asuka Tanaka, dan Noboru Taki.

Artikel Terkait :  Anime 'Gintama' Punya Seri Baru

Kyoto Animation akan menggarap proyek movie anime ini, Mutsuo Shinohara yang akan menjadi art director, Akiyo Takeda sebagai color designer, Hiroyuki Takahashi sebagai instrument designer, Kazuya Takao sebagai director of photography, Yota Tsuruoka sebagai sound director. Senzoku Gakuen College of Music dan Freshman Wind Ensemble akan kembali menjadi performer untuk pertunjukan orkestra dalam movie animenya.

Movie anime ini bercerita tentang Kumiko yang sekarang menjadi murid kelas 2, serta menjadi pemain senior dalam orkestra khususnya dibagian euphonium. Dengan para anggota yang baru bergabung dangan klub orkestra, Kumiko harus belajar hal baru untuk dapat menghadapi para anggota baru yang canggung dan menyebalkan tersebut. Kumiko dan para anggota klub orkestra lainnya bertekad untuk menjadi juara dalam kompetisi tingkat nasional, untuk menebus kesedihan ditahun sebelumnya akibat gagal menjuarainya.