Pada minggu lalu (1/12), Jepang telah memulai tayangan siaran pada resolusi 4K & 8K untuk memulai persiapan Olimpiade 2020 melalui jaringan satelite. NHK sendiri sudah melakukan uji cobanya sejak beberapa tahun belakangan dan mulai memasukan konten tayangan mereka dalam format 8K dengan channeling suara 22.2.

Artikel Terkait : Teknologi 5G Akan Hadir di Olimpiade 2020 Jepang

NHK sendiri sudah melakukan list film 2001: a space odyssey, dan dilaporkan oleh BBC bahwa Warner Bros melakukan rescanned original film negatif 70mm secara spesifik untuk acara tayangan ini.

Artikel Terkait :  Vending Machine di Jepang Menjual Boneka Pokemon

Jelas teknologi seperti ini masih terlalu awal di adaptasi di Indonesia (bahkan buat indonesia sendiri yang tayangan tvnya masih 480p) & masih terlalu mahal, melalui Endgadget Jepang, dikabarkan Sharp mulai menjual Super Hi-Vision yang pertama dan dilengkapi dengan tuner yang dijual dengan harga $6,600 (sekitar Rp. 92 juta, kurs 14rb) dengan adanya limitasi dimana teknologi HDMI 2.1 masih belum di implementasikan ke layar manapun. Sehingga, jika untuk mendapatkan sinyal tayangan dari top box ke tv membutuhkan 4 kabel HDMI terpasang.