Hallo minna-san kembali lagi dengan pembahasan tentang bahasa Jepang, pada artikel ini akan membahas tentang Pola Kalimat “wa” (は), yuk mari simak penjelasannya.

Partikel “wa” (は) berfungsi sebagai penanda subjek pada sebuah kalimat contohnya kaya gini:

  • わたしは Budi です。(Watashi wa Budi desu.; Saya adalah Budi.)
  • わたしはがくせいです。(Watashi wa gakusei desu.; Saya adalah pelajar.)
  • Budiさんはインドネシアじんです。(Budi-san wa, Indonesia-jin desu.; Budi adalah orang Indonesia.)

Jadi bisa dilihat penggunaan partikel “wa” (は) itu untuk menjelaskan sesuatu biasanya berupa kata benda dan dalam penggunaan partikel “wa” (は) tidak lepas dari akhiran “desu” (です).

Pasti minna-san bingung kenapa pada kalimat わたしは (watashi wa) menggunakan (は;wa) bukan (わ;wa)?

karena “wa” (は) merupakan partikel penghubung dan biasanya ditulis atau diucapkan mengikuti subjek, dan memiliki beberapa fungsi contohnya sebagai berikut :

  • あなたはかわいいです。(Anata wa kawaii desu.; Kamu cantik.)
  • あゆみは歌手です。(Ayumi wa kashudesu.; Ayumi adalah seorang penyanyi)

Dalam kalimat di atas bisa kita simpulkan bahwa subjek pembicaraan adalah “kamu” dan “Ayumi”, namun tidak berarti bahwa setiap kata yang diikuti oleh partikel wa adalah subjek kalimat.

Artikel Terkait :  Setelah Hiragana, Kenalan Yuk dengan huruf Katakana

Dan buat kamu yang ingin menulis menggunakan keyboard dengan bahasa Jepang, tulis dengan “ha” maka akan menjadi は, bukan ditulis dengan tulisan “wa” わ.

Lantas bedanya apa wa (は) dengan wa (わ)? simplenya seperti ini, wa (は) disini dimaksud dengan kalimat penghubung, sementara wa (わ) yang ini adalah huruf (suku kata) saja. Jadi bedakan antara は dengan わ ya 🙂

Sampai sini jelas untuk pelajaran yang satu ini? Nah ayo tetap semangat belajar bahasa Jepangnya, karna akan ada banyak lagi pembahasan seru lainnya. Atau kamu pertanyaan lain tentang belajar bahasa Jepang? Silahkan komentar dibawah ya dan nanti pertanyaan kamu akan kita bahas di pelajaran selanjutnya 🙂